Skip to content
March 20, 2011 / Dian Kurnia

Islam dan Kesehatan Jiwa

Oleh Dian Kurnia

Harian Online Blogger UIN SGD Bandung 30 November 2011

Islam sebagai Agama rahmatan lil’alamin mengandung pengertian bahwa Islam adalah penyelamat bagi sekalian alam. Seluruh manusia yang hidup di bumi akan merasakan kesejukan Islam, keagungan Islam, dan kebesaran-kebesaran lainnya. Islam hadir ditengah masyarakat Mekkah di bawa oleh baginda Rasulullah SAW dalam kondisi sosial yang sedang kacau (red: jahiliyyah). Namun, lambat laun kondisi ke-jahiliyahan itu berangsur-angsur berkurang dan mengahilang. Perilaku amoral masyarakat Mekkah pada waktu Islam hadir, sangatlah kacau balau. Kriminalitas di mana-mana, judi, miras, pembunuhan, perkosaan, serta pembunuhan keji terhadap anak perempuan yang masih bayi.

Dalam perjalanan sejarahnya, Islam selalu berhasil mengubah kondisi suatu masyarakat yang tadinya brutal menjadi masyarakat yang beradab. Hal itu dikarenakan Islam mengandung subtansi sebagai syifa atau obat bagi jiwa yang sedang sakit. Banyak contoh-contoh dalam ceritanya, Islam berhasil mengobati kerusakan moral masyarakat, khususnya jiwa dari anggota masyarakatnya.

Penulis merasa bangga sekaligus beruntung karena telah ditaqdirkan sebagai penganut Islam yang Insya Allah bisa menjadi penganut yang kaffah (red: sempurna).

Masyarakat sebagai sebuah komunitas tunggal dalam kehidupan, selalu mengalami perubahan yang signifikan dikarenakan oleh perubahan zaman yang selalu terjadi setiap masanya. Perubahan tersebut secara langsung maupun tak langsung akan mempengaruhi jiwa dan perilaku dari setiap anggota masyarakat. Bisa berdampak buruk, tapi bisa juga sebaliknya, berdampak positif bagi perilaku anggota masyarakat.

Sebagai sebuah realitas social, paradigma remaja saat ini sangatlah bersifat kompleks. Banyak dari mereka yang terserang penyakit ABG seperti pacaran yang berlebihan (tidak berarti pacaran yang tidak berlebihan diperbolehkan oleh Islam), drugs (narkoba), free sex, broken home, dll.

Dari beberapa riset penelitian tentang hal ini, telah dihasilkan sebuah hasil bahwa penyakit-penyakit yang berhubungan dengan jiwa dapat  sembuh secara total dengan metode pengobatan yang Islami.

Oleh karena itu, ada baiknya bagi kita sebagai makhluk Tuhan untuk selalu melakukan kebaikan dengan Islam sebagai pedoman hidup. Agar jiwa kita bisa terhindar dari berbagai penyakit jiwa yang bisa menumbuhkan kebinasaan dikemudian hari. [dian]

Wallahu’alam

Dian Kurnia. Mahasiswa jurusan Sejarah Peradaban Islam UIN SGD Bandung 2008

Advertisements

One Comment

Leave a Comment
  1. Musopa / Mar 21 2011 1:52 am

    jika qt memang ingin terobati oleh Islam, maka kenalilah Islam yang dan dgn sebenar2nya. banyak dr qt yg mengaku muslim, tapi tdk begitu megenal islam–dr berbagai sudut–itu sendiri.
    mulailah dr diri qta untuk berusaha mengenal agama dan keyakinan Islam yg qt akui, sejak qt merasa tahu apa itu agama dan keyakinan.
    saat qt mulai mengenalnya, maka kenalkanlah kpd orang lain. karena “Rahmatan Lil’alamin” hanya isapan jempol belaka, jika yg mengenal islam hanya untuk dirinya sendiri.

    wallaahua’lam

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: